Humanisme Manusia

Menjadi humanis adalah pilihan tiap manusia. Manusia bisa berlaku humanis, kepada sesamanya atau kepada semua mahluk juga. Menjadi humanis tidaklah memposisikan diri sebagai Tuhan, namun sebaliknya membawa Tuhan turun ke dunia dan hadir di setiap insan yang berdaulat. Ada kalanya menjadi humanis harus berlaku netral, malah bisa dikatakan menjadi humanis berarti tidak memihak, adil. Dengan […]

Read More Humanisme Manusia

Lanun

Ketika seorang negarawan dari nagari seberang terceplos bahwa salah satu suku di nusantara merupakan asosiasi dari kata lanun, tak heran negarawan negeri ini dari suku tersebut menggugat. Apakah suku bangsa tersebut memang lanun, tak ada bukti pasti, karena suku Bugis sudah dikenal selama berabad-abad di seantero Hindia bahwa mereka adalah anak kandung dari leluhur : […]

Read More Lanun

Sumpah Yamin

Genap satu tahun lagi adalah sebuah peringatan dekade ke sembilan dari tonggak dimana salah satu pembentuk bangsa ini. Konggres Pemuda II lebih diingat dengan teks Sumpah Pemuda. Banyak Official Acount di media sosial mengutip perkataan Soekarno, yang entah mengapa membuat saya jengah. Jengah karena merasa perlu untuk membangkitkan pemuda/i dengan kata-kata mainstream tersebut, padahal mereka […]

Read More Sumpah Yamin

Victory Day!

Di tengah gelombang manusia aku terhimpit. Tapi tak mengapa, membaur di tengah euforia kegembiraan satu bangsa adalah hal yang jarang. Sudah lama tak ada senyuman dan canda tawa semasif ini tampak dalam keramaian. Para pemuda dengan semangat melambai-lambaikan bendera. Para gadis tak mau kalah membagikan minuman gratis dari bar sudut jalan. Bahkan para anjing pun […]

Read More Victory Day!

100 Tahun : Pencapaian dan Kegagalan

100 tahun lalu sebuah tonggak berdiri. Untuk kesekian kali, suatu revolusi merubah total lanskap dari sebuah negara. Tetapi, revolusi ini sendiri merupakan revolusi yang sangat revolusioner, bukan hanya karena menginspirasi para pejuang di abad 20, namun juga dampak yang timbul karena api yang dibawa oleh revolusi kali ini. Nyatanya, dunia kala itu masih tersedot dengan […]

Read More 100 Tahun : Pencapaian dan Kegagalan

Totalitas Perjuangan

(Oke karena tugas jadi terpaksa menulis sedikit tentang kemahasiswaan) “Kepada para mahasiswa Yang merindukan kejayaan Kepada rakyat yang kebingungan Di persimpang jalan” Tak bisa dipungkiri bahwa penggalan lirik di atas sekurang-kurangnya sudah mengiringi jejak langkah mahasiswa generasi X hingga Z. Dari periode penurunan Soeharto hingga katanya mengawal perjalanan Jokowi. Tak lekang oleh waktu, karena masih […]

Read More Totalitas Perjuangan

Perebutan tuk suatu entitas

Kurdi dan Catalan, akankah merdeka?   “Imagine there’s no countries It isn’t hard to do Nothing to kill or die for” Petikan dari lirik lagu Imagine-nya John Lennon merupakan salah satu masterpiece dan lagu paling memorable, terutama juga karena liriknya yang sarat sindiran terhadap tatanan peradaban yang dalam perkembangannya seringkali merusak peradaban itu sendiri. Dalam […]

Read More Perebutan tuk suatu entitas

Benderaku di Iwo Jima

Sejenak aku terduduk. Ku ambil rokok dari saku kananku. Sejauh mata memandang laut pasifik tenang dalam kesunyian yang menyembunyikan suatu gejolak dalam diam. Aku hanya bisa tercenung merasa lelah. Melihat ke bawah gunung aku tak sanggup. Sebenarnya merupakan suatu keajaiban aku bisa selamat dari neraka ini. Sungguh gila manusia! Jika bukan karena kebenaran, lalu apalagi? […]

Read More Benderaku di Iwo Jima

Gubernur Palakenir Anyir

Siang itu sangat terik di Batavia, juga bagi dua anak manusia yang sedang mengkail ikan di tepi Kali Besar. Sudah lama waktu turun, tak jua mereka menemukan seekor ikan pun. Frustasi juga mereka, semenjak tadi di sela-sela ada umpatan terselip. “Bang, sudah lama juga ini ikan tak ada yang mampir,” ujar yang lebih muda. “Memang […]

Read More Gubernur Palakenir Anyir

Pedang di kanan, keris di kiri

Sore itu di Kwitang, aku berjalan pulang selepas bel berdentang. Pelajaran di MULO, memuakkan, tidak seperti pelajaran HIS di Medan sana. Aku sudah memutuskan, akan bergelut dalam sastra untuk memenuhi hidup yang fana ini. Setidaknya dengan sastra aku bisa liar, tidak terkekang semua rumus ilmu eksak, ilmu bumi atau geometri. Puah, bisa juga ada manusia […]

Read More Pedang di kanan, keris di kiri